Jumat, 19 Februari 2010

Nyaris Tersalip China Jepang Masih Ekonomi Terbesar Kedua di Dunia Senin, 15 Februari 2010 | 21:18 WIB

Nama : Octaviani Palantupen
NPM : 10207832
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia 2
Materi : Penalaran dan Argumentasi




KOMPAS.com Bola Entertainment Tekno Otomotif Female Properti Forum Kompasiana Images Mobile Kompas Cetak ePaper PasangIklan GramediaShop

Selasa, 16 Februari 2010 Selamat Datang | Daftar | Masuk
<a href='http://ads.kompas.com/www/delivery/ck.php?n=a935dcfa&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads.kompas.com/www/delivery/avw.php?zoneid=278&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a935dcfa' border='0' alt='' /></a>
• Home
• Nasional
• Regional
• Internasional
• Megapolitan
• Bisnis & Keuangan
• Kesehatan
• Olahraga
• Sains
• Travel
• Oase
• Edukasi
• English
• Video
• More
o Index Berita
o Suara Pembaca
o Berita Duka
o Seremonia
o DKK
o Archive
o Rss Feed
o Kabar Palmerah
EkonomiFiskal & MoneterSaham & ValasAnalisisSosokInspirasi

Nyaris Tersalip China
Jepang Masih Ekonomi Terbesar Kedua di Dunia
Senin, 15 Februari 2010 | 21:18 WIB

iDEA
TERKAIT:
• Pulang dari Jepang Diharapkan Jadi Wirausaha
• RI Tidak Masuk 50 Negara Eksportir Teratas Dunia
• Setelah China, Bersiaplah Hadapi Australia-Selandia Baru
• Kawasan Asia Pasifik Kekuatan Ekonomi Dunia
• Penjualan Ritel China Naik 14,8 Persen
• GramediaShop: The World Is Not Enough - Hidup Sejahtera Tanpa Ketamakan
• GramediaShop: Lead To Bless Leader
TOKYO, KOMPAS.com - Jepang masih di depan China sebagai ekonomi terbesar dua dunia pada 2009 tetapi hampir kehilangan posisi yang sudah dimiliki lebih dari 40 tahun itu, data resmi menunjukkan, Senin (15/2/2010).

Jepang mencatat nilai produk domestik bruto (PDB) sekitar 5,1 triliun dollar AS tahun lalu, pemerintah mengumumkan seperti dilaporkan AFP.

Sementara China melaporkan bulan lalu nominal PDB negara itu sekitar 4,9 triliun dolar untuk 2009.

Tetapi dengan China diperkirakan menikmati pertumbuhan kuat lagi tahun ini, Jepang mengalami risiko mengakhiri tahun ini dalam menempati posisi ke tiga dunia karena negara itu tengah berupaya dengan susah payah memperbaharui deflasi dan penurunan populasi.

Menurut data, ekonomi Jepang tumbuh 1,1 persen pada periode Oktober-Desember dibanding kuartal sebelumnya, tetapi kontraksi 5,0 persen selama 2009.

Sementara produk domestik bruto meningkat pada angka 4,6 persen dalam kuartal empat 2009, memperpanjang pemulihan secara bertahap dari resesi terburuknya dalam dasawarsa tersebut.
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Editor: Edj | Sumber : ANT Dibaca : 3033
Sent from Indosat BlackBerry powered by
Font: A A A








Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Kirim Komentar Anda

Aldrian Wijayanto
Selasa, 16 Februari 2010 | 11:15 WIB
Saya pikir Jepang. menurut sejarahnya merupakan negara ke-2 di dunia dgn. pertumbuhan ekonomi meningkat tajam sejak thn.1960-an hingga sekarang. Jepang memiliki pertumbuhan human capital yg luar biasa walaupun, sebenarnya secara geografis hampir 70% merupakan wilayah pegunungan, Dilihat dari segi pertumbuhan penduduk yg relatif stabil dan terkendali. Sedangkan cina memang diakui memiliki pertumbuhan ekonomi yg meningkat tetapi juga masalah angka penduduk yg hampir mencapai 1,3 miliar. Dan Cina mempunyai wilayah2 yg masih tergolong miskin dan kumuh. jadi diukur dari tingkat kemakmuran jepang masih menduduki posisi atas. Makasih.
Balas tanggapan

Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar

Kirim Batal
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
<a href='http://ads.kompas.com/www/delivery/ck.php?n=a7905bb5&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads.kompas.com/www/delivery/avw.php?zoneid=104&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a7905bb5' border='0' alt='' /></a>

<a href='http://ads.kompas.com/www/delivery/ck.php?n=aa9c4942&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads.kompas.com/www/delivery/avw.php?zoneid=106&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aa9c4942' border='0' alt='' /></a>
Terpopuler
• Disinggung soal Ayah Si Bayi, Sheila...
• Berbikini, Bella Saphira Dibayar Mahal
• Di Pesta Bir, Paris Hilton...
• Dibakar, Dikubur, dan 2 Jam Kemudian...
• Nasabah Century Bingung Rekeningnya Rp...
• Usia Pernikahan Rawan Kebosanan
Terkomentari
Terekomendasi
Kabar Palmerah



<a href='http://ads.kompas.com/www/delivery/ck.php?n=a11dc7f9&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads.kompas.com/www/delivery/avw.php?zoneid=342&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a11dc7f9' border='0' alt='' /></a>
Rubrik: Nasional Regional Internasional Megapolitan Bisnis & Keuangan Kesehatan Olahraga Sains Travel Oase Edukasi
Situs: KOMPAS.com Bola Entertainment Tekno Otomotif Female Properti Forum Kompasiana Images Mobile Kompas Cetak ePaper PasangIklan GramediaShop

About Kompas.com | Info iklan | Privacy policy | Terms of use | Karir | Contact Us | Kompas Accelerator For IE 8
© 2008 - 2009 KOMPAS.com — All rights reserved





Sumber :
www.kompas.com

Note
- Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat argumentasi, karena kalimat tersebut dapat mempengaruhi pendapat orang lain dan belum ada kejelasan dalam kalimatnya
Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat penalaran karena terdapat kejelasan dan fakta dalam kalmiat tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar